Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kab. Tangerang
Client
Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kab. Tangerang
Services
Program Penerapan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015
Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kab. Tangerang adalah Perangkat Daerah pemerintah Kabupaten Tanggerang yang bertugas merumuskan dan melaksanakan kebijakan tata lingkungan, pengendalian pencemaran, konservasi, serta pengelolaan persampahan dan kebersihan di wilayah kab tanggerang

Tujuan Program
- Menerapkan Sistem Manajemen Mutu (SMM) ISO 9001:2015 secara efektif sesuai dengan konteks, kebutuhan, dan tujuan strategis organisasi.
- Membangun sistem kerja yang terdokumentasi, terstandarisasi, dan konsisten untuk meningkatkan efektivitas serta efisiensi proses bisnis.
- Meningkatkan kualitas produk dan/atau jasa melalui pengendalian proses yang sistematis dan berorientasi pada kepuasan pelanggan.
- Meningkatkan kemampuan organisasi dalam mengidentifikasi risiko dan peluang sehingga dapat mengambil tindakan yang tepat untuk menjaga kinerja organisasi.
- Meningkatkan kompetensi sumber daya manusia dalam memahami dan menerapkan prinsip-prinsip Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015.
- Mendorong budaya perbaikan berkelanjutan (continuous improvement) melalui evaluasi kinerja, audit internal, tindakan korektif, dan tinjauan manajemen
Hasil yang Diharapkan
- Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 diterapkan secara efektif dan terintegrasi ke dalam seluruh proses organisasi.
- Tersusunnya dokumen Sistem Manajemen Mutu yang lengkap, meliputi kebijakan mutu, sasaran mutu, prosedur, instruksi kerja, formulir, dan rekaman sesuai kebutuhan organisasi.
- Proses bisnis menjadi lebih terstruktur, terdokumentasi, dan mudah dikendalikan sehingga meningkatkan efektivitas operasional.
- Meningkatnya kualitas produk dan/atau layanan melalui penerapan standar kerja yang konsisten dan terdokumentasi.
- Meningkatnya kepuasan pelanggan sebagai hasil dari peningkatan kualitas layanan, ketepatan waktu, dan pemenuhan persyaratan pelanggan.
- Meningkatnya kompetensi dan kesadaran seluruh personel terhadap pentingnya mutu, kepatuhan terhadap prosedur, serta budaya perbaikan berkelanjutan.