PT Girder Indonesia

PT Girder Indonesia

PT Girder Indonesia merupakan kontraktor sipil swasta yang didirikan tahun 2003 dan merupakan anak perusahaan PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk.
Berawal dari pekerjaan supply girder beton, PT Girder Indonesia telah berkembang menjadi perusahaan jasa konstruksi yang bergerak di bidang manajemen Proyek jalan tol dan produsen precast untuk Proyek-proyek infrastruktur, serta turut berpartisipasi dalam membangun infrastruktur Indonesia

Client
PT Girder Indonesia
Services
Program Implementasi dan Pendampingan Sertifikasi Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015, Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001:2015 & Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja ISO 45001:2018

Tujuan Program

  1. Membangun dan mengimplementasikan Sistem Manajemen Terintegrasi yang sesuai dengan persyaratan ISO 9001:2015, ISO 14001:2015, dan ISO 45001:2018.
  2. Meningkatkan efektivitas proses bisnis perusahaan melalui penerapan prinsip manajemen mutu, pengelolaan lingkungan, serta keselamatan dan kesehatan kerja yang terstruktur.
  3. Memastikan kepatuhan perusahaan terhadap peraturan perundang-undangan, persyaratan pelanggan, dan persyaratan lain yang relevan.
  4. Mengidentifikasi serta mengendalikan risiko dan peluang yang berkaitan dengan mutu, lingkungan, serta keselamatan dan kesehatan kerja.
  5. Meningkatkan kompetensi dan kesadaran seluruh personel dalam penerapan sistem manajemen yang efektif dan berkelanjutan.
  6. Mempersiapkan perusahaan untuk memperoleh sertifikasi ISO 9001:2015, ISO 14001:2015, dan ISO 45001:2018 dari lembaga sertifikasi yang diakui.

Hasil yang Diharapkan

  1. Terbentuknya Sistem Manajemen Terintegrasi yang terdokumentasi dan sesuai dengan persyaratan ISO 9001:2015, ISO 14001:2015, dan ISO 45001:2018.
  2. Tersusunnya dokumen sistem manajemen yang meliputi kebijakan, sasaran, prosedur, instruksi kerja, formulir, dan rekaman yang diperlukan.
  3. Terlaksananya sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan implementasi sistem manajemen kepada seluruh unit kerja terkait.
  4. Teridentifikasinya risiko dan peluang serta tersusunnya program pengendalian yang efektif untuk aspek mutu, lingkungan, dan K3.
  5. Terlaksananya audit internal dan tinjauan manajemen sebagai bagian dari evaluasi efektivitas sistem yang diterapkan.
  6. Meningkatnya kepatuhan terhadap peraturan, standar, dan persyaratan pelanggan yang berlaku.