PT Angkasa Pura II
PT Angkasa Pura II (AP II) telah resmi bergabung (merger) dengan Angkasa Pura I menjadi PT Angkasa Pura Indonesia, atau lebih dikenal sebagai InJourney Airport. Entitas ini mengoperasikan puluhan bandara utama di wilayah barat, tengah, dan timur Indonesia, termasuk Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Jakarta).

Client
PT Angkasa Pura II
Services
Konsultansi SMKP (Sistem Manajemen Perkeretaapian)
Tujuan Program
- Membantu perusahaan dalam membangun, mengimplementasikan, dan mengembangkan Sistem Manajemen Keselamatan Perkeretaapian (SMKP) sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku di sektor perkeretaapian.
- Memastikan seluruh aktivitas operasional perkeretaapian dilaksanakan secara aman, tertib, dan terkendali guna meminimalkan potensi kecelakaan dan gangguan operasional.
- Mengidentifikasi, menilai, dan mengendalikan risiko keselamatan yang dapat mempengaruhi operasi, sarana, prasarana, serta sumber daya manusia perkeretaapian.
- Meningkatkan kepatuhan perusahaan terhadap regulasi keselamatan perkeretaapian yang ditetapkan oleh pemerintah dan instansi terkait.
- Meningkatkan kompetensi dan kesadaran personel terhadap aspek keselamatan dalam setiap kegiatan operasional dan pendukung.
- Membangun budaya keselamatan (safety culture) yang kuat dan berkelanjutan di seluruh tingkat organisasi.
Hasil yang Diharapkan
- Terbentuknya Sistem Manajemen Keselamatan Perkeretaapian yang terdokumentasi dan sesuai dengan persyaratan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
- Tersusunnya dokumen SMKP yang meliputi kebijakan keselamatan, sasaran keselamatan, prosedur, instruksi kerja, serta dokumen pendukung lainnya.
- Teridentifikasinya bahaya dan risiko keselamatan pada seluruh proses operasional perkeretaapian beserta pengendaliannya.
- Meningkatnya tingkat kepatuhan perusahaan terhadap persyaratan keselamatan perkeretaapian dan regulasi terkait.
- Meningkatnya kompetensi, pemahaman, dan keterlibatan seluruh personel dalam penerapan aspek keselamatan kerja dan operasional.
- Terlaksananya mekanisme pemantauan, pelaporan, investigasi insiden, tindakan korektif, dan tindakan pencegahan secara efektif.