PT Farmalab Indotama

PT FARMALAB INDOUTAMA (FIU) sebagai bagian dari perusahaan holding BUMN Farmasi, berdiri 8 Februari 2014 hadir dengan konsep penelitian dan inovasi terpadu dan terpercaya bagi industri, sebagai sentra uji Bioekivalensi dan Bioavailabilitas (BA/BE) maupun uji Disolusi terbanding (UDT) yang sudah terstandarisasi oleh Komite Akreditas Nasional (KAN) dan pengakuan pemenuhan ketentuan Good Clinical Practice(GPC) dan Good Laboratory Practice (GLP) oleh Badan Pengawas Obat & Makanan (BPOM) Republik Indonesia.

logo Farma lab
Client
PT Farmalab Indotama
Services
Program Implementasi dan Sertifikasi 37001:2016

Tujuan Program

  1. Membangun dan menerapkan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) yang sesuai dengan persyaratan ISO 37001:2016.
  2. Mengidentifikasi, menganalisis, dan mengendalikan risiko penyuapan yang dapat memengaruhi kegiatan operasional organisasi.
  3. Meningkatkan komitmen pimpinan dan seluruh personel dalam menerapkan budaya integritas, transparansi, dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.
  4. Memastikan organisasi memiliki kebijakan, prosedur, dan pengendalian yang efektif untuk mencegah, mendeteksi, dan menangani potensi penyuapan.
  5. Meningkatkan kompetensi sumber daya manusia melalui sosialisasi, pelatihan, dan implementasi praktik anti penyuapan di seluruh unit kerja.
  6. Meningkatkan kepercayaan pelanggan, mitra bisnis, regulator, dan pemangku kepentingan melalui penerapan tata kelola yang berintegritas.

Hasil yang Diharapkan

  1. Sistem Manajemen Anti Penyuapan ISO 37001:2016 telah diterapkan secara efektif di seluruh ruang lingkup organisasi.
  2. Tersusunnya dokumen sistem yang lengkap, meliputi kebijakan anti penyuapan, sasaran, prosedur, penilaian risiko, due diligence, pengendalian operasional, serta mekanisme pelaporan dan investigasi.
  3. Terbentuknya budaya kerja yang menjunjung tinggi integritas, etika bisnis, transparansi, dan kepatuhan dalam setiap aktivitas organisasi.
  4. Meningkatnya kemampuan organisasi dalam mencegah, mendeteksi, dan merespons risiko penyuapan secara sistematis melalui pengendalian yang proporsional dan berbasis risiko.
  5. Terselenggaranya audit internal dan tinjauan manajemen sebagai bagian dari proses evaluasi dan peningkatan berkelanjutan.
  6. Terselenggaranya audit internal dan tinjauan manajemen sebagai bagian dari proses evaluasi dan peningkatan berkelanjutan.